KPKindonesia.com | SIDOARJO — Pergantian pucuk pimpinan di lingkungan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo menjadi bagian dari dinamika organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). AKBP Bobby Adimas Candra Putra, S.H., S.I.K., M.Si., dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kapolresta Sidoarjo, menggantikan Kombes Pol. Christian Tobing yang mendapat penugasan baru di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP./2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Sebelum mendapatkan penugasan baru tersebut, AKBP Bobby menjabat sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Informasi pergantian jabatan itu juga dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, sebagaimana diberitakan media pada 11 Oktober 2026.
Penunjukan tersebut menjadi perhatian publik, mengingat Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu wilayah strategis di Jawa Timur dengan aktivitas industri, perdagangan, transportasi, dan pertumbuhan permukiman yang terus berkembang.
Dengan tanggung jawab baru ini, masyarakat tentu berharap kepemimpinan Kapolresta yang baru dapat memperkuat stabilitas keamanan sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan, humanis, dan berintegritas.
Profil AKBP Bobby Adimas Candra Putra
AKBP Bobby Adimas Candra Putra merupakan perwira menengah Polri yang memiliki pengalaman penugasan di sejumlah bidang kepolisian, mulai dari fungsi lalu lintas, pembinaan personel, pengawasan internal, hingga reserse.
Berdasarkan sejumlah pemberitaan mengenai perjalanan kariernya, Bobby merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 dan alumnus SMA Negeri 5 Surabaya.
Gelar akademik yang disandangnya adalah S.H., S.I.K., dan M.Si. Adapun rincian nama perguruan tinggi, tahun kelulusan setiap jenjang pendidikan, serta riwayat pendidikan pengembangan lainnya belum seluruhnya terkonfirmasi melalui sumber resmi yang tersedia.
Latar belakang penugasannya menunjukkan pengalaman di beberapa fungsi berbeda. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami persoalan keamanan, penegakan hukum, tata kelola organisasi, serta kebutuhan pelayanan masyarakat.
Riwayat Pendidikan dan Perjalanan Karier
Bobby mengawali pendidikan kepolisiannya melalui Akademi Kepolisian dan lulus pada 2005. Setelah itu, ia memulai perjalanan pengabdian di wilayah hukum Polda Banten sebelum melanjutkan penugasan di Jawa Timur dan sejumlah satuan kerja di tingkat pusat.
Berikut rangkuman riwayat pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya berdasarkan pemberitaan yang tersedia.
Riwayat pendidikan:
1. SMA Negeri 5 Surabaya.
2. Akademi Kepolisian (Akpol), lulusan tahun 2005.
3. Gelar akademik S.H., S.I.K., dan M.Si., sebagaimana tercantum dalam nama resminy.
Berikut 3 Riwayat jabatan terakhirnya sebelum berganti menjadi Kapolresta Sidoarjo :
– Januari 2024: Kapolres Lamongan.
– April 2025: Kapolres Jember.
– Oktober 2026: Ditunjuk sebagai Kapolresta Sidoarjo, setelah sebelumnya menjabat Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri.
Riwayat tersebut dihimpun dari pemberitaan mengenai perjalanan karier Bobby ketika menjabat Kapolres Lamongan dan Kapolres Jember, serta informasi mutasi terbaru pada Oktober 2026. Daftar ini merupakan rangkuman jabatan yang berhasil ditelusuri, bukan daftar administratif lengkap seluruh penugasannya.
Berbekal Pengalaman Lintas Fungsi Kepolisian
Pengalaman Bobby pada fungsi lalu lintas memberinya latar belakang dalam menangani persoalan keselamatan berkendara, ketertiban jalan raya, dan pelayanan administrasi kendaraan.
Sementara itu, penugasannya di Divpropam Polri memperkenalkannya pada fungsi pengawasan internal, termasuk aspek kepatuhan terhadap aturan dan disiplin anggota.
Pengalaman sebagai Kapolres Lamongan dan Kapolres Jember juga menjadi bagian penting dari rekam jejaknya dalam memimpin satuan kewilayahan.
Adapun penugasan terakhirnya di Satresmob Bareskrim Polri memperkuat latar belakangnya di bidang reserse dan penegakan hukum. Kombinasi pengalaman tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugasnya di Sidoarjo, meskipun hasil kepemimpinan ke depan tetap harus dinilai berdasarkan kinerja nyata dan capaian yang terukur.
Penunjukan AKBP Bobby Adimas Candra Putra sebagai Kapolresta Sidoarjo membawa harapan baru bagi masyarakat. Rekam jejak penugasannya di sejumlah fungsi kepolisian menjadi modal awal untuk menghadapi tantangan keamanan di wilayah tersebut.
Masyarakat tentu menantikan kepemimpinan yang bukan sekadar hadir sebagai pergantian pejabat, melainkan menjadi momentum untuk menghadirkan kepolisian yang semakin profesional, humanis, transparan, dan dipercaya.
(Zan)
